Beberapa waktu lalu, aku membeli sebuah mukenah baru.
Warnanya lembut, dengan motif bunga-bunga kecil yang tidak terlalu ramai.
Entah kenapa sejak pertama melihatnya aku langsung suka.
Mungkin karena akhir-akhir ini aku memang sedang menyukai hal-hal yang sederhana.
Warna misty rose, cream, dan olive.
Benda-benda kecil yang rasanya menenangkan ketika dilihat.
Aku tidak menyangka, dari sebuah mukenah dengan bunga-bunga kecil itu, aku kembali memikirkan banyak hal tentang diriku sendiri.
Tentang hal-hal sederhana yang ternyata membuatku bahagia.
Tentang bagaimana aku mulai belajar memilih sesuatu bukan karena harus, tetapi karena memang aku menyukainya.
Lalu datanglah hari ulang tahunku.
Beberapa hari sebelumnya, aku membeli sebuah benda sebagai hadiah untuk diriku sendiri.
Aku merencanakan sesuatu di malam sebelum aku ulang tahun namun malam itu ternyata berjalan berbeda.
Malam itu aku menangis hingga aku lupa apa yang ku rencanakan sebelumnya.
Hari yang seharusnya menjadi hari bahagiaku terasa begitu berat.
Sampai sekarang, aku masih belum sepenuhnya merasa bahagia.
Aku masih sering sedih, khawatir, bingung dengan diriku sendiri.
Langkahku terasa lebih ragu dan lebih penakut daripada sebelumnya.
Tapi ternyata hari-hari tetap berjalan.
Aku masih bekerja. Aku masih mencoba melakukan hal-hal kecil.
Aku mulai memperhatikan kembali benda-benda yang kusukai.
Sesuatu yang tidak ramai.
Sesuatu yang membuatku merasa nyaman ketika melihatnya.
Aku juga masih punya Ruang Tenang yang belum selesai.
Website yang dulu dengan semangat kubuat, meskipun masih banyak sekali hal yang berantakan.
Aku masih ingin melanjutkannya.
Tapi untuk sekarang aku belum punya cukup tenaga dan ide yang ingin ku tuangkan.
Dan itu tidak apa-apa.
Mungkin beberapa hal memang tidak harus selesai sekarang.
Tidak apa-apa juga.
Ternyata hidupku memang sedang berjalan ke banyak arah sekaligus.
Kadang serius.
Kadang sedih.
Kadang random.
Tapi mungkin memang seperti itulah hidup.
Tidak selalu ada perubahan besar.
Kadang kita hanya bertahan, bekerja, menangis, tertawa sebentar, mencoba sesuatu yang baru, lalu kembali menjalani hari.
Dan mungkin itu juga yang sedang kulakukan sekarang.
Aku sedang belajar berjalan lagi.
Pelan-pelan.
Tidak harus langsung bahagia.
Tidak harus langsung menjadi versi diriku yang paling kuat.
Masih mau menulis.
Masih mau berdoa.
Masih mau merawat dirinya sendiri.
Dan masih percaya bahwa suatu hari nanti, hari-hari yang terasa berat ini akan menjadi bagian dari cerita yang bisa kubaca kembali tanpa sesak.
Mungkin saat itu aku akan melihat mukenah dengan bunga-bunga kecil ini dan tersenyum.
Mengingat bahwa ternyata, di tengah hari yang tidak mudah, aku masih menemukan sedikit hal yang membuatku ingin pulang kepada diriku sendiri.
Dan untuk sekarang, mungkin itu sudah cukup.